Beberapa tahun belakangan, ibu kota mencoba berbagai terobosan untuk mengurangi angka kemacetan di jalan raya. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pembenahan dan pembangunan transportasi publik yang aman dan nyaman. Dan, di bulan Maret 2019, moda transportasi baru bernama Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) rampung dibangun dan diresmikan penggunaannya oleh Bapak Presiden pada tanggal 24 Maret 2019.

Bulan lalu saya pergi ke Solo untuk mengunjungi seseorang. Pulangnya tidak langsung ke Jakarta, tapi ke Jogja dan Temanggung dulu. Biasanya kalau keluar kota naik kereta, saya selalu beli tiket sekaligus pulang pergi. Tapi di perjalanan kali ini saya cuma beli tiket searah. Rencananya pulang ke Jakarta mau lewat Semarang naik kereta.

Sewaktu saya tuntas membaca buku tentang Thomas Stamford Raffles yang ditulis oleh Tim Hannigan, rasa penasaran saya akan sosok Olivia Raffles, sang istri dari gubernur jenderal pun tumbuh. Wanita seperti apakah dia yang rela pergi ribuan mil jauhnya dari Inggris untuk menemani suaminya pergi ke Malaya hingga Jawa, suatu negeri yang amatlah jauh pada waktu itu?

Dua tahun belakangan, setiap kali naik kereta api saya selalu mendapatkan kesan yang positif: pelayanan yang ramah, fasilitas yang baik, dan waktu perjalanan yang lumayan tepat waktu. Namun, kemarin (13/01) saya mendapatkan pengalaman kurang menyenangkan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) selaku penyelenggara moda transportasi kereta api. Tulisan ini ditulis bukan dengan tujuan untuk mencoreng nama baik, namun sekadar sharing kepada sesama penumpang dan juga sebagai masukan kepada perusahaan agar berbenah menjadi… Baca Selengkapnya

Secangkir teh panas tersaji di atas meja. Saya menyeruputnya pelan-pelan sembari mengecek ponsel. Sepuluh langkah dari kursi tempat saya duduk, seorang kasir terdengar berdiskusi dengan pembeli. Mereka bicara kopi, minuman yang banyak digemari orang, tapi tak nyaman terasa di lidah saya.

Tujuh tahun lalu, saya sering menghabiskan hari Sabtu bersama teman-teman sekelas di Gunung Puntang. Dari Kota Bandung, kami berangkat saat matahari baru bersinar, mengendarai sepeda motor sembari menahan angin dingin yang menerpa tubuh.