Merengkuh Jakarta Butuh Perjuangan

Nafasnya sedikit tersengal dan bulir-bulir keringat muncul di atas keningnya. Kaka baru saja berjalan sekitar satu kilometer, dari halte busway Pesakih menuju kantor. Setelah beristirahat barang semenit dua menit untuk mendinginkan badan, ia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu mulai bekerja. Continue reading “Merengkuh Jakarta Butuh Perjuangan”

Drama Menyebalkan di Atas Kereta Api

Prriiiitt… Semboyan 35 berbunyi. Dari peron nomor lima Stasiun Tugu, Yogyakarta, Kereta Api (KA) Taksaka Malam melaju perlahan menuju Jakarta. Lima belas menit setelahnya, di jalur yang sama, KA Jayakarta Premium datang dari Surabaya Gubeng untuk berhenti sejenak kemudian kembali bertolak ke barat. Continue reading “Drama Menyebalkan di Atas Kereta Api”

Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru

Setelah PT. KAI meluncurkan kereta baru dengan eksterior stainless steel, beberapa kereta pun hijrah menggunakan rangkain baru ini. Salah satunya adalah KA Senja Utama Solo yang dulunya merupakan KA dengan rangkaian full bisnis. Continue reading “Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru”

Melihat Singapura dari Sisi yang Berbeda

Hari itu, di pertengahan bulan November 2017, saya menyantap makan malam di sebuah pujasera di kawasan Marina Bay, Singapura. Saat kami asyik menyantap hidangan seraya mengobrol, datang seorang nenek. Wajahnya keriput dan ia mengenakan kacamata. Ia mendekati meja kami.
Continue reading “Melihat Singapura dari Sisi yang Berbeda”

Lagi-lagi ke Kebun Raya Bogor

Mencari hiburan yang bernuansa alam di Jakarta itu sulit. Makanya, banyak orang Jakarta rela bejubel dan macet-macetan di jalan demi bisa menikmati angin gunung di Puncak atau Bandung. Tapi, pergi ke dua tempat itu lumayan jauh buat saya yang tidak (belum) punya mobil. Continue reading “Lagi-lagi ke Kebun Raya Bogor”