Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru

Setelah PT. KAI meluncurkan kereta baru dengan eksterior stainless steel, beberapa kereta pun hijrah menggunakan rangkain baru ini. Salah satunya adalah KA Senja Utama Solo yang dulunya merupakan KA dengan rangkaian full bisnis. Lanjutkan membaca “Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru”

Sepenggal Cerita dari Angkringan Lik Par

 

Namanya Lik Par. Usianya di atas 60 tahun, tapi penampakannya bugar. Selepas jam 12 malam, ia mendorong sebuah gerobak angkringan menyusuri Jalan Sugeng Jeroni. Di sisi barat jembatan, ia berhenti. Gerobak itu ia tata hingga menjadi angkringan yang siap menyambut tiap pengunjungnya. Lanjutkan membaca “Sepenggal Cerita dari Angkringan Lik Par”

Berkemah di Tepian Laut Selatan

Jam sudah menunjukkan pukul dua siang ketika Tegar memacu sepeda motornya ke sebelah tenggara provinsi D.I. Yogyakarta. Saya tidak bisa mengendarai motor berkopling, jadi Tegarlah yang mengemudi di depan dan saya duduk manis di belakang sembari bokong terasa kaku. Kalau dihitung di peta, perjalanan kami siang itu berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota dan memakan waktu tempuh tiga jam.

Lanjutkan membaca “Berkemah di Tepian Laut Selatan”

Semarak Bunga Matahari Di Atas Pasir Pantai

Di Sabtu sore yang berawan, Seno terduduk di sebuah dipan kayu. Di belakangnya, bunga-bunga matahari bermekaran, warnanya kuning merona. Bunga-bunga itu bergoyang-goyan ditiup hembusan angin dari laut. Tapi, perhatian Seno tak tertuju ke sana. Matanya menatap lembar demi lembar kertas yang isinya adalah cerita tentang dinosaurus.

Lanjutkan membaca “Semarak Bunga Matahari Di Atas Pasir Pantai”

Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam

Kamis, 24 Mei 2018. Hari itu adalah hari yang spesial. Bukan karena naik gaji, bukan pula karena mendapatkan si pujaan hati. Tapi,  hari itu bos saya memberi bonus cuti satu hari. Dan, untuk memaksimalkan cuti itu, saya memilih untuk mudik ke Jogja naik kereta. Perjalanan kemarin adalah kali pertama saya naik Kereta Api Bima, sebuah layanan kereta api kelas eksekutif yang pada masa-masa awal kemunculannya dicap sebagai kereta serba wah. Lanjutkan membaca “Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam”

Terpikat Jernihnya Air Umbul Sigedang

 

Klaten, mungkin namanya tidak setenar Yogyakarta dan Surakarta sebagai destinasi wisata. Namun, Klaten tengah berbenah diri. Potensi alamnya digali, masyarakatnya diberdayakan, dan berkah pariwisata pun berdatangan. Lanjutkan membaca “Terpikat Jernihnya Air Umbul Sigedang”

Teman yang Sedikit, Teman yang Asyik

 

Ketika Facebook baru mulai dikenal di tahun 2008 lalu, saya masih menjadi seorang bocah SMP yang sedang rajin-rajinnya singgah ke warnet untuk bermain Friendster, media sosial yang begitu populer pada zamannya. Buat saya pribadi, Friendster ini luar biasa menarik. Selain bisa menampilkan foto diri yang dinilai paling cakep, saya juga bisa menggonta-ganti latar halaman sesuai selera. Dan, yang paling menarik adalah saya bisa kepo sedikit-sedikit di akun gebetan. Lanjutkan membaca “Teman yang Sedikit, Teman yang Asyik”

Menjajal KA Jayakarta Premium, Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif

Hari Selasa (23/01) yang lalu, saya mencoba perjalanan Yogyakarta-Jakarta dengan sensasi baru. Jika biasanya saya selalu menaiki kereta api ekonomi lawas seperti Bengawan atau Progo, kali ini saya menaiki KA Jayakarta Premium, sebuah kereta kelas ekonomi yang digadang-gadang memiliki rasa eksekutif. Lanjutkan membaca “Menjajal KA Jayakarta Premium, Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif”