Ekspedisi Kereta Api Bengawan: Melintasi 4 Provinsi dengan Tarif Merakyat
Java Journey

Ekspedisi Kereta Api Bengawan: Melintasi 4 Provinsi dengan Tarif Merakyat

Melintasi empat provinsi di Jawa sejauh 570 kilometer bukanlah perjalanan yang pendek. “Berhentinya berapa lama, ya?” tanya seorang bapak di bordes kereta. Dua jam sebelumnya, Bengawan, kereta api dari Purwosari tujuan Pasar Senen baru saja bertolak dari stasiun Lempuyangan. Para penumpang yang didominasi lelaki itu sudah gelisah. Tatkala kereta api berhenti sejenak untuk bersilang, mereka … Baca lebih lanjut

Angkringan Bapak: Gerobak Temaram Tempat Rindu Berlabuh
Java Journey

Angkringan Bapak: Gerobak Temaram Tempat Rindu Berlabuh

Tak lengkap rasanya jika bicara tentang Jogja tanpa menyebut angkringan di dalamnya. Ibarat sayuran tanpa garam, Jogja tanpa angkringan adalah kota yang hambar, kurang nikmat untuk dikenang. Dari gerobak angkringanlah kita dapat menyaksikan dan mengalami sendiri apa yang disebut oleh banyak orang tentang kesederhanaan dan kebersahajaan Jogja yang memikat. Nampaknya malam yang telah larut tidak … Baca lebih lanjut

Yogyakarta, 30 April 2017: Perjalanan Rindu yang Tidak Berujung
Catatan Hidup

Yogyakarta, 30 April 2017: Perjalanan Rindu yang Tidak Berujung

Meninggalkan Jakarta di akhir pekan panjang tidaklah senyaman yang kubayangkan. Sesuai dengan namanya, hari itu, Jumat malam, stasiun Pasar Senen tak ubahnya sebuah pasar yang berjubel dengan ribuan manusia. Tanggal merah di hari Senin telah memikat hati para perantau untuk pulang barang sejenak. Tujuan utamaku sebenarnya adalah Yogyakarta, tapi dua bulan sebelum keberangkatan, seluruh tiket … Baca lebih lanjut

Terjerat Nuansa Senja di Pantai Kesirat
Java Journey

Terjerat Nuansa Senja di Pantai Kesirat

Jalan aspal nan sempit mengiringi sepeda motor bebek kami membelah area perkebunan yang berbukit-bukit milik warga setempat. Tujuan kami sore itu adalah sebuah pantai sering disebut-sebut orang sebagai tempat yang romantis dan nyaman untuk menikmai senja. Sekalipun tujuan kami sore itu adalah tempat yang romantis, tapi kami bukanlah sepasang kekasih, melainkan dua orang anak kost … Baca lebih lanjut

Kedai Kopi Menoreh: Ketika Kudapan Desa Naik Kasta
Java Journey

Kedai Kopi Menoreh: Ketika Kudapan Desa Naik Kasta

Senyum lebar tersungging di wajah Pak Rohmat ketika mempersilahkan kami berdua masuk ke dalam kedainya yang sederhana. Hari itu di Sabtu pagi, kami adalah pengunjung pertama yang datang ke kedai kopi nan legendaris di perbukitan Menoreh. “Monggo mas, mlebet mawon,” sapa Pak Rohmat dalam bahasa Jawa halus sambil mengarahkan kami ke area parkiran motor. Setelah mesin … Baca lebih lanjut

Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!
Catatan Hidup / Rekan Seperjalanan

Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!

Kami tak terlalu sering bertemu, seingatku hanya tiga kali pertemuan yang pernah kami lakukan. Dua kali di Bogor dan satu kali di Yogyakarta. Tapi, jarangnya bertemu bukan menjadi jurang yang membuat pembicaraan kami tidak nyambung, malah tiap kali bertemu mulut kami seolah tak mau berhenti bicara tentang pengalaman dan mimpi kami masing-masing. Hari Minggu yang lalu ketika … Baca lebih lanjut

Sensasi Pertama Kali Naik Kereta Kelas Wahid!
Java Journey

Sensasi Pertama Kali Naik Kereta Kelas Wahid!

Berburu tiket kereta api untuk berangkat di akhir pekan sekarang jadi aktivitas yang mengasyikkan sekaligus menantang. Mengasyikkan jika kursi kelas ekonomi masih tersedia, tapi menantang ketika tiket kelas ekonomi ludes dan harus mencari alternatif lain. Ketika tiket murah yang dicari ternyata ludes, hanya ada tiga pilihan yang kini tersedia—naik kelas ke bisnis atau eksekutif, cari … Baca lebih lanjut