Sepenggal Cerita dari Angkringan Lik Par

Namanya Lik Par. Usianya di atas 60 tahun, tapi penampakannya bugar. Selepas jam 12 malam, ia mendorong sebuah gerobak angkringan menyusuri Jalan Sugeng Jeroni. Di sisi barat jembatan, ia berhenti. Gerobak itu ia tata hingga menjadi angkringan yang siap menyambut tiap pengunjungnya. Continue reading “Sepenggal Cerita dari Angkringan Lik Par”

Berkemah di Tepian Laut Selatan

Jam sudah menunjukkan pukul dua siang ketika Tegar memacu sepeda motornya ke sebelah tenggara provinsi D.I. Yogyakarta. Saya tidak bisa mengendarai motor berkopling, jadi Tegarlah yang mengemudi di depan dan saya duduk manis di belakang sembari bokong terasa kaku. Kalau dihitung di peta, perjalanan kami siang itu berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota dan memakan waktu tempuh tiga jam. Continue reading “Berkemah di Tepian Laut Selatan”

Semarak Bunga Matahari Di Atas Pasir Pantai


Di Sabtu sore yang berawan, Seno terduduk di sebuah dipan kayu. Di belakangnya, bunga-bunga matahari bermekaran, warnanya kuning merona. Bunga-bunga itu bergoyang-goyan ditiup hembusan angin dari laut. Tapi, perhatian Seno tak tertuju ke sana. Matanya menatap lembar demi lembar kertas yang isinya adalah cerita tentang dinosaurus.

Continue reading “Semarak Bunga Matahari Di Atas Pasir Pantai”

Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam

Interior dalam K1 2016 yang dirangkaikan pada KA Bima

Kamis, 24 Mei 2018. Hari itu adalah hari yang spesial. Bukan karena naik gaji, bukan pula karena mendapatkan si pujaan hati. Tapi,  hari itu bos saya memberi bonus cuti satu hari. Dan, untuk memaksimalkan cuti itu, saya memilih untuk mudik ke Jogja naik kereta. Perjalanan kemarin adalah kali pertama saya naik Kereta Api Bima, sebuah layanan kereta api kelas eksekutif yang pada masa-masa awal kemunculannya dicap sebagai kereta serba wah. Continue reading “Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam”

Terpikat Jernihnya Air Umbul Sigedang

Klaten, mungkin namanya tidak setenar Yogyakarta dan Surakarta sebagai destinasi wisata. Namun, Klaten tengah berbenah diri. Potensi alamnya digali, masyarakatnya diberdayakan, dan berkah pariwisata pun berdatangan. Continue reading “Terpikat Jernihnya Air Umbul Sigedang”