3 Destinasi Ciamik di Cirebon yang Bisa Diakses dengan Berjalan Kaki

Cirebon! Mereka yang pernah naik kereta api dari Jakarta ke Jawa Tengah atau Timur pasti pernah melewati Cirebon, entah itu sadar atau tidak. Saya sendiri sudah puluhan kali melintasi Cirebon, tapi tidak pernah benar-benar singgah ke kota ini. Hingga suatu waktu di bulan April lalu, saya memutuskan untuk pergi menjelajahi Cirebon dalam sehari. Continue reading “3 Destinasi Ciamik di Cirebon yang Bisa Diakses dengan Berjalan Kaki”

Berkemah di Tepian Laut Selatan

Jam sudah menunjukkan pukul dua siang ketika Tegar memacu sepeda motornya ke sebelah tenggara provinsi D.I. Yogyakarta. Saya tidak bisa mengendarai motor berkopling, jadi Tegarlah yang mengemudi di depan dan saya duduk manis di belakang sembari bokong terasa kaku. Kalau dihitung di peta, perjalanan kami siang itu berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota dan memakan waktu tempuh tiga jam. Continue reading “Berkemah di Tepian Laut Selatan”

Sedu Sedap Naik Kereta Api Matarmaja

Lokomotif CC201 92 12 yang menghela KA Matarmaja

Naik kereta api kelas ekonomi bukanlah peristiwa luar biasa dalam hidup saya. Setiap bulannya, minimal sekali, pasti saya akan naik kereta dan dari tiap perjalanan inilah lahir semangat baru untuk bertahan hidup di Jakarta. Continue reading “Sedu Sedap Naik Kereta Api Matarmaja”

Wajah Baru Pabrik Gula Colomadu

Di akhir pekan kemarin, ditemani oleh seorang kawan lawas sewaktu kuliah dulu, saya menyambangi Pabrik Gula (PG) Colomadu (ejaan lawasnya: Tjolomadoe). Nama pabrik ini sebenarnya tidaklah asing di telinga saya, karena dulu kalau hendak ke Solo dari Yogya, saya biasanya memilih jalur alternatif melalui Colomadu. Tapi, meski sering melintas, saya tidak pernah mampir ke dalamnya. Barulah di tahun 2018 ini saya benar-benar masuk ke dalam PG Colomadu. Continue reading “Wajah Baru Pabrik Gula Colomadu”

Satu Hari di Bendungan Manganti

Setiap weekend saya paling suka pergi keluyuran dan waktu itu terbersit ide untuk menjelajah kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ide pertamanya adalah pergi menelusuri rel mati di lintasan Banjar-Pangandaran yang telah ditutup sejak tahun 1970-an. Saya pun segera mengontak teman yang tinggal di Sidareja dan mengabarinya bahwa di Jumat malam saya akan menumpang di rumahnya. Teman saya mengiyakan dan singkat cerita tibalah saya di Sidareja pada hari Sabtu pagi. Continue reading “Satu Hari di Bendungan Manganti”