Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!

Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!

 

Kami tak terlalu sering bertemu, seingatku hanya tiga kali pertemuan yang pernah kami lakukan. Dua kali di Bogor dan satu kali di Yogyakarta. Tapi, jarangnya bertemu bukan menjadi jurang yang membuat pembicaraan kami tidak nyambung, malah tiap kali bertemu mulut kami seolah tak mau berhenti bicara tentang pengalaman dan mimpi kami masing-masing.

Lanjutkan membaca “Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!”

Sebuah Amplop dari Jerman

Sebuah Amplop dari Jerman

Di zaman ketika segala pesan dikirimkan secara elektronik, minggu kemarin aku menerima sepucuk surat yang tersimpan rapi dalam sebuah amplop kecil. Kupikir itu hanyalah surat biasa yang berisikan promosi dari bank, tapi tebakanku salah. Setelah kulihat nama pengirimnya, ternyata amplop kecil itu dikirimkan jauh-jauh dari Eropa, melintasi samudera dan benua untuk tiba di tanganku. Lanjutkan membaca “Sebuah Amplop dari Jerman”