Catatan di Seperempat Abad

Catatan di Seperempat Abad

Suatu ketika di kota Yogyakarta saya bersantap pagi bersama seorang kawan lama. Perjalanan ke Jogja kali ini terjadi mendadak, tanpa direncanakan. Saya tiba di Stasiun Lempuyangan pagi hari dan siang harinya kembali bertolak ke Cilacap. Lanjutkan membaca “Catatan di Seperempat Abad”

Tetirah di Desa Sidareja

Tetirah di Desa Sidareja

Sidareja. Mungkin nama tempat ini tidak begitu familiar di telingamu. Jika kamu mengetikkan namanya di peta Google, peranti itu akan menunjukkanmu sebuah wilayah di selatan Jawa, tepatnya di perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dan, di tempat itulah saya sering bertandang untuk berjumpa seorang kawan dan berjalan-jalan keliling kampung bersamanya.

Lanjutkan membaca “Tetirah di Desa Sidareja”

Perjalanan yang Tak Bertujuan

Perjalanan yang Tak Bertujuan

Mendung menggantung di langit Temanggung. Saya punya waktu kurang dari enam jam untuk menjelajahi kota ini sebelum sorenya kembali pulang ke Jakarta. Semenit dua menit berpikir, saya bingung mau ke mana. Lanjutkan membaca “Perjalanan yang Tak Bertujuan”

Yang Masih Perlu Dibenahi dari Pelayanan Kereta Api

Yang Masih Perlu Dibenahi dari Pelayanan Kereta Api

Dua tahun belakangan, setiap kali naik kereta api saya selalu mendapatkan kesan yang positif: pelayanan yang ramah, fasilitas yang baik, dan waktu perjalanan yang lumayan tepat waktu. Namun, kemarin (13/01) saya mendapatkan pengalaman kurang menyenangkan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) selaku penyelenggara moda transportasi kereta api. Tulisan ini ditulis bukan dengan tujuan untuk mencoreng nama baik, namun sekadar sharing kepada sesama penumpang dan juga sebagai masukan kepada perusahaan agar berbenah menjadi lebih baik. Lanjutkan membaca “Yang Masih Perlu Dibenahi dari Pelayanan Kereta Api”