Arsip

  Tepat hari ini, setahun lalu adalah hari yang tidak akan saya lupakan. Usaha seorang sarjana yang belum diwisuda dalam mencari-cari pekerjaan akhirnya membuahkan hasil. Saya dipanggil ke Jakarta untuk sebuah wawancara kerja.

Tidak terasa, kini tiga tahun sudah berlalu sejak abu itu mengguyur bumi. Semoga Kelud tak lagi murka

Rasa rinduku pada Jogja tak akan pudar. Ibarat benih yang ditanam di tanah dan bertumbuh, demikian juga rasa rindu itu. Waktu dan jarak menjadi matahari dan air yang menumbuhkan benih itu.

Kemarin (27/8) kampusku menyelenggarakan wisuda yang lumayan akbar. Tujuh ratus wisudawan dilepas dan siap bekerja atau mungkin masih menganggur. Di antara ketujuh ratus itu ada tiga rekanku yang sedikit banyak telah mewarnai perjalanan sebagai mahasiswa di pojokan kota Jogja. Tapi, tulisan ini dibuat bukan untuk menyanjung, menyelamati atau mencemooh mereka. Tulisan ini hanya sekedar refleksi tentang perjalanan dunia kuliah yang penuh lika-liku juga beban yang terkadang bisa berat, bisa juga ringan. Flashback kembali ke… Baca Selengkapnya

Jika skripsi tanpa revisi, pasti ada banyak yang senang. Ibarat menanam tanpa merawat, lantas apa gunanya sebuah sebuah proses tanpa perbaikan? Tentu hambar dan tak ada seninya! 

Jupiter MX tercinta saat beristirahat di SPBU Losari Mudik lebaran selalu menjadi momentum istimewa bagi hampir seluruh warga Indonesia. Lebaran tak hanya dinikmati oleh mereka yang Muslim, tapi oleh semua orang karena hampir seluruh kegiatan terhenti di hari istimewa ini. Gelombang jutaan pemudik yang terpusat dari kota besar mengalir dalam kurun waktu kurang dari satu minggu menuju kampung halaman. Alhasil, kota besar menjadi lengang tetapi jalur mudik menjadi padat bahkan macet. Menjadi… Baca Selengkapnya