Dari Perbukitan Menoreh, Kami Belajar Arti Hidup

Dari Perbukitan Menoreh, Kami Belajar Arti Hidup

 

Jam telah menyentuh pukul satu dini hari. Delapan anak tergopoh-gopoh memasuki rumah seraya kedinginan, kelaparan, dan kelelahan akibat hujan-hujanan di lapangan kecamatan. Simbah yang telah tertidur jadi terbangun. Tak tega melihat kedelapan anaknya kedinginan, ia pun melupakan kantuknya, bergegas ke dapur, membuat perapian, dan memasak mie rebus untuk kami berdelapan.

Lanjutkan membaca “Dari Perbukitan Menoreh, Kami Belajar Arti Hidup”

Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati

Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati

Jika skripsi tanpa revisi, pasti ada banyak yang senang. Ibarat menanam tanpa merawat, lantas apa gunanya sebuah sebuah proses tanpa perbaikan? Tentu hambar dan tak ada seninya!  Lanjutkan membaca “Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati”