Yang Paling Berharga dari Hidup di Rumah Kos

Yang Paling Berharga dari Hidup di Rumah Kos

 

Saya tidak pernah menyangka 4,5 tahun yang dihabiskan di Jogja dampaknya begitu besar. Nyaris setahun setelah lulus dan merantau ke Ibukota, Jogja tak pernah bisa lepas dari memori. Dalam tiap tarikan napas sebelum tidur atau kala melamun, cerita tentang Jogja selalu muncul di benak. Terlalu banyak kisah manis yang pernah dikecap di kota ini. Lanjutkan membaca “Yang Paling Berharga dari Hidup di Rumah Kos”

Bukan Kampung Halaman, Tapi Temanggung Selalu Memanggil Pulang

Bukan Kampung Halaman, Tapi Temanggung Selalu Memanggil Pulang

 

Kalau ada yang bertanya “kamu ini orang mana?” jujur, aku bingung menjawabnya. Secara geografis, aku lahir dan menghabiskan hidup selama 18 tahun di Bandung. Kemudian, selama 4,5 tahun aku hijrah di Jogja dan sekarang hampir setahun tinggal dan menyatu dengan ritme kehidupan di Jakarta. Lanjutkan membaca “Bukan Kampung Halaman, Tapi Temanggung Selalu Memanggil Pulang”

Cerita Tentang 3 Sahabat

Cerita Tentang 3 Sahabat

Layar ponselku menyala. Tampak sebuah pesan masuk di grup LINE.

“Gw udah beres interview, katanya sih keputusan malam ini,” tulis Iko.

Pesan itu disambut dengan balasan-balasan pertanyaan lainnya dariku dan seorang lainnya bernama Yoses. Hari itu, Iko baru saja menyelesaikan tahapan interview yang menentukan ke mana hidupnya akan menuju setelah lulus jadi sarjana. Satu hari berselang, Iko pun diterima bekerja. Ia harus segera berkemas pindah dari Bandung, kota yang mempertemukan dan membesarkan persahabatan kami bertiga.

Lanjutkan membaca “Cerita Tentang 3 Sahabat”

Bermula dari Sekadar Live-In, Berlanjut Jadi Keluarga

Bermula dari Sekadar Live-In, Berlanjut Jadi Keluarga

Dari sebuah desa di perbukitan Menoreh, perjalanan yang panjang dimulai. Dari sinilah, hasrat untuk pergi merantau dari rumah mencuat dan menjadi nyata satu tahun setelahnya.

Lanjutkan membaca “Bermula dari Sekadar Live-In, Berlanjut Jadi Keluarga”

Natal: Sebuah Perjalanan Pulang

Natal: Sebuah Perjalanan Pulang

Semenjak kuliah, aku jarang pulang ke rumah saat Natal tiba. Dengan alasan hemat ongkos, aku memilih berdiam di kost dan mengerjakan aktifvitas lain, toh orang tua juga tidak menuntut aku untuk pulang. Tapi, kini setelah aku bekerja, pemikiranku berubah. Jika dahulu pulang sebagai sesuatu yang opsional, kini pulang adalah kerinduan. Lanjutkan membaca “Natal: Sebuah Perjalanan Pulang”