Sebotol Kayu Putih

Ketika masih kecil dulu, aku selalu mengomel setiap kali Mama mengoleskan minyak kayu putih di perutku sehabis mandi. Aku risih. Aroma kayu putih itu menyengat. Setelah dioleskan, terasa membakar di kulit, walau tentu tidak sepanas balsem otot. Berkali-kali aku mencoba menghindar, tapi Mama tidak menyerah. Minyak menyebalkan itu tetap ia oleskan. “Biar gak masuk angin,” katanya ketus. Continue reading “Sebotol Kayu Putih”

Melewatkan Tengah Malam Bersama Pak Gojek

Ojek1Hari itu jam sudah hampir menunjukkan tengah malam dan aku masih berkeliaran di jalanan Jakarta yang masih belum sepi juga. Macet parah sepanjang jalan Bandung ke Jakarta membuat badan ini lelah dan rasanya ingin segera tiba di kost. Supaya cepat, lebih baik naik Gojek saja deh, pikirku. Continue reading “Melewatkan Tengah Malam Bersama Pak Gojek”