Berkontemplasi dalam Keteduhan Gereja Candi Ganjuran

 

Minggu lalu saya menghabiskan jatah cuti yang cuma satu hari dengan bertandang ke Yogyakarta. Dari sekian banyak destinasi yang tersaji di kota Gudeg, saya mewajibkan diri untuk singgah ke sebuah gereja di kawasan Bambanglipuro, Bantul, yang dapat ditempuh sekitar satu jam dengan berkendara dari pusat kota. Lanjutkan membaca “Berkontemplasi dalam Keteduhan Gereja Candi Ganjuran”

Kawan, Sesekali Singgahlah ke Katedral

Aku bukan seorang pemeluk Katolik. Akan tetapi, aku sangat suka dengan Gereja Katedral dan sudah saban kali singgah di tempat ini. Ketika ada teman yang bertanya mengapa aku begitu getol pergi ke Katedral, jawabanku cuma satu: tempatnya adem, nenangin jiwa. Kalau mereka tidak puas dengan jawaban itu, aku akan menambahkan: Kalau gitu, mending coba aja mampir ke sana. Lanjutkan membaca “Kawan, Sesekali Singgahlah ke Katedral”

Lembah Karmel Cikanyere: Tetirah untuk Jiwa yang Lelah

Sabtu pagi, waktu di mana sebagian warga Jakarta masih terlelap dalam tidurnya, motor bebekku telah dipacu membelah jalanan Ibukota. Tujuan yang hendak dicapai pagi itu adalah Cikanyere yang berjarak sekitar 120 kilometer ke arah selatan. Untuk sesaat perjalanan terasa lancar tanpa kendala hingga persimpangan-persimpangan jalan datang menyapa, aku pun kebingungan dan akhirnya salah jalan.

Lanjutkan membaca “Lembah Karmel Cikanyere: Tetirah untuk Jiwa yang Lelah”

Bertetirah ke Jantung Ibukota

Hari minggu menjelang siang tatkala sebagian jalan arteri Ibukota masih lumayan lengang, ratusan manusia berjubel memadati Katedral. Satu per satu mobil mengantre mencari tempat parkir, sebagian yang tak sabar segera membunyikan klakson sementara pedagang makanan di luar pagar Katedral laris manis melayani pembeli.

Lanjutkan membaca “Bertetirah ke Jantung Ibukota”

Sendang Sriningsih, Oase Batin di Tenggara Prambanan

Ada kalanya di tengah ritme hidup yang semakin rumit, kita perlu berhenti sejenak. Berhenti untuk terlarut dalam liturgi, ataupun bisikan angin. Ketika jiwa telah kembali penuh, kembalilah kita pada ibadah yang sejati, “Pergilah dan perbuatlah demikian.” Jalanan Yogyakarta tak lagi selenggang dulu, kini perlu waktu bermenit-menit untuk bisa lolos dari satu lampu merah ke lampu … Lanjutkan membaca Sendang Sriningsih, Oase Batin di Tenggara Prambanan