Arsip

Rasa rinduku pada Jogja tak akan pudar. Ibarat benih yang ditanam di tanah dan bertumbuh, demikian juga rasa rindu itu. Waktu dan jarak menjadi matahari dan air yang menumbuhkan benih itu.

Sabang bisa jadi tidak setenar Bali, namun Sabang setidaknya selalu jadi daerah yang turut disebut ketika orang mengatakan Nusantara yang membentang luas hingga Merauke di timur. Sebetulnya, ada pulau yang lebih barat lagi daripada Sabang, yaitu pulau Rondo. Namun, pulau Rondo hanya dijadikan tempat mercusuar saja mengingat ukurannya yang kecil. Selepas Banda Aceh, tepatnya pada 1 Juli 2015 kami melanjutkan perjalanan menyeberangi selat antara Sumatra dan Pulau Weh. Ferry bertolak dari pelabuhan Ulee-Lheue… Baca Selengkapnya

Gunung Leuser ibarat perawan yang masih terjaga. Sungai Bahorok mengalir jernih, nyaris menyerupai air galonan yang dijual di perkotaan. Sore itu di bulan Juni 2015 tidak banyak wisatawan menghabiskan waktu di Bukit Lawang. Terlihat beberapa bule sedang asik melakukan tubbing, aktivitas bersantai menggunakan ban raksasa mengikuti arus sungai. Sedangkan beberapa turis lokal asyik dengan tongkat selfienya mengabadikan moment-moment berharga di alam terbuka. Tubuh kami cukup lelah setelah menempuh perjalanan dari Medan ke Bukit Lawang. Lelah secara… Baca Selengkapnya

Tujuan 1 – Kota Medan Bicara soal Medan, yang tergambar di benakku pertama kali adalah orang-orang yang berbicara keras, bika ambon dan cici-cici cantik. Kesan pertama melihat Medan cukup baik, ketika mendarat di Bandara Kuala Namu yang keren, paling tidak gambarannya adalah Medan akan sama keren dengan Bandaranya! Seorang kawan lama dari SMA di Bandung telah menunggu di Bandara. Ketika pesawat mendarat dan aku menunggu bagasi, ia menghampiri dan legalah hatiku. Tak… Baca Selengkapnya