Merengkuh Jakarta Butuh Perjuangan

Nafasnya sedikit tersengal dan bulir-bulir keringat muncul di atas keningnya. Kaka baru saja berjalan sekitar satu kilometer, dari halte busway Pesakih menuju kantor. Setelah beristirahat barang semenit dua menit untuk mendinginkan badan, ia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu mulai bekerja. Continue reading “Merengkuh Jakarta Butuh Perjuangan”

Akhirnya Saya Punya Tempat Tinggal Tetap di Jakarta

Tinggal di Jakarta itu susah-susah gampang. Kos-kosan bertebaran seperti kacang goreng, tapi cari yang kriuk, yang beneran nyaman itu susah. Continue reading “Akhirnya Saya Punya Tempat Tinggal Tetap di Jakarta”

Imaji Jika Indonesia Dulu Dijajah Inggris

by James Thomson (Thompson), published by Henry Fisher, stipple engraving, published January 1824

Bicara tentang jajah-menjajah bisa jadi hal yang cukup sensitif. Kendati Indonesia sudah meraih kemerdekaannya, masih ada beberapa kontroversi seputar sejarah penjajahan dulu. Salah satu yang pernah saya dengar adalah imaji jika saja seandainya Indonesia dulu dijajah Inggris. Continue reading “Imaji Jika Indonesia Dulu Dijajah Inggris”

Sedu Sedap Naik Kereta Api Matarmaja

Lokomotif CC201 92 12 yang menghela KA Matarmaja

Naik kereta api kelas ekonomi bukanlah peristiwa luar biasa dalam hidup saya. Setiap bulannya, minimal sekali, pasti saya akan naik kereta dan dari tiap perjalanan inilah lahir semangat baru untuk bertahan hidup di Jakarta. Continue reading “Sedu Sedap Naik Kereta Api Matarmaja”

Akhir Pekan di Stasiun Tanjung Priok

Hari Sabtu. Kendati hari ini bukan weekday di mana orang-orang kantoran bekerja, kereta komuter tetap saja penuh. Dari Stasiun Jatinegara, kereta komuter tujuan Jakarta Kota yang saya naiki ini penuh sesak. Isinya kebanyakan keluarga yang membawa serta anak-anak yang masih kecil. Entah ke mana tujuan mereka, barulah di Stasiun Manggarai mereka turun dan kereta menjadi lebih lowong. Continue reading “Akhir Pekan di Stasiun Tanjung Priok”