Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang

Delapan dekade lalu perang mahadahsyat pernah berkecamuk. Perang yang bermula di Eropa dengan cepat menjalar ke berbagai penjuru dunia, tak terkecuali kepulauan Nusantara yang kala itu masih bernama Hindia-Belanda. Meski pada tahun 1945 perang dinyatakan berakhir dan dimenangkan oleh pihak Sekutu, jerit dan pilu keganasannya tak pernah benar-benar sirna. Kemenangan sekalipun tak mampu memulihkan luka dari perang. Continue reading “Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang”

Kelana Akhir Pekan di Rangkasbitung

Semangat saya membuncah kala seorang kawan mengajak pergi jelajah akhir pekan ke Rangkasbitung. Kota ini belum pernah saya sambangi sebelumnya. Tapi, saya mendapat bocoran dari tulisan beberapa blogger, katanya kota kecil di barat Jakarta ini punya sebuah museum yang terlalu sayang untuk tidak disinggahi. Continue reading “Kelana Akhir Pekan di Rangkasbitung”

Wajah Baru Pabrik Gula Colomadu

Di akhir pekan kemarin, ditemani oleh seorang kawan lawas sewaktu kuliah dulu, saya menyambangi Pabrik Gula (PG) Colomadu (ejaan lawasnya: Tjolomadoe). Nama pabrik ini sebenarnya tidaklah asing di telinga saya, karena dulu kalau hendak ke Solo dari Yogya, saya biasanya memilih jalur alternatif melalui Colomadu. Tapi, meski sering melintas, saya tidak pernah mampir ke dalamnya. Barulah di tahun 2018 ini saya benar-benar masuk ke dalam PG Colomadu. Continue reading “Wajah Baru Pabrik Gula Colomadu”

Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen

Seabad lalu, negeri kepulauan di tenggara Asia bernama Hindia-Belanda pernah menjadi pengekspor gula terbesar kedua di dunia setelah Rusia. Di banyak tengara, pemerintah kolonial membuka lahan-lahan baru untuk ditanami tebu, kemudian melengkapinya dengan jalur rel sebagai sarana transportasi. Namun, tatkala Hindia-Belanda telah berganti menjadi Republik, kejayaan gula tersebut tenggelam menjadi kenangan dari masa lalu. Kini, Indonesia menjadi negara pengimpor gula terbesar ke-3 di dunia. Continue reading “Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen”

Teluk Penyu: Paduan Antara Samudera dan Masa Lalu

Siang bolong nan panas tidak menyurutkan niatku untuk berjalan-jalan di tepi pantai. Hempasan ombak dan aroma pantai adalah obat yang manjur untuk memanjakan mata yang sehari-harinya berkutat di depan laptop. Destinasi yang kutuju hari itu adalah pantai Teluk Penyu, sebuah pantai berpasir hitam yang konon katanya menyimpan cerita-cerita misteri.

Continue reading “Teluk Penyu: Paduan Antara Samudera dan Masa Lalu”