Arsip

Dua tahun belakangan, setiap kali naik kereta api saya selalu mendapatkan kesan yang positif: pelayanan yang ramah, fasilitas yang baik, dan waktu perjalanan yang lumayan tepat waktu. Namun, kemarin (13/01) saya mendapatkan pengalaman kurang menyenangkan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) selaku penyelenggara moda transportasi kereta api. Tulisan ini ditulis bukan dengan tujuan untuk mencoreng nama baik, namun sekadar sharing kepada sesama penumpang dan juga sebagai masukan kepada perusahaan agar berbenah menjadi… Baca Selengkapnya

Weekend kemarin saya pulang ke Bandung. Setelah menuntaskan segala urusan, Minggu sorenya saya kembali lagi ke Jakarta.

  Di saat saya masih bermimpi indah, tiba-tiba saya terbangun karena mendengar sayup-sayup suara adzan. Setelah membuka mata, benda pertama yang saya cari pertama kali adalah jam tangan untuk melihat saat itu jam berapa. “Kok suara adzannya pagi sekali ya?” Pikir saya.  

Sebagai orang Bandung yang bekerja di Jakarta, untuk urusan bepergian di antara kedua kota ini saya lebih memilih menaiki kereta api. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapat dari kereta api, antara lain: tarifnya bersahabat, waktu tempuhnya yang tidak lama-lama amat, dan tentunya bebas macet.

  Naik kereta api selalu menyajikan sensasi tersendiri. Jika dibandingkan dengan moda transportasi lain seperti bus atau mobil, aku menganggap kereta api jauh lebih aman dan nyaman. Di samping itu, bepergian dengan kereta api juga memberiku kesempatan lebih untuk menikmati pemandangan sepanjang perjalanan karena jalur kereta api umumnya melewati daerah-daerah persawahan, pedesaan, bahkan hutan.

  Ketika diluncurkan pertama kali di tahun 2016, kereta ekonomi terbaru yang katanya memiliki rasa eksekutif ini menuai rasa penasaran. Jika dilihat sekilas, tampilan kereta yang berkonfigurasi tempat duduk 2-2 ini memang tampak jauh lebih nyaman daripada kelas ekonomi biasa yang duduknya harus berhadap-hadapan. Tapi, hanya beberapa saat setelah diluncurkan dan dirangkaikan pada kereta api jarak jauh, pamor kereta baru ini pun meredup.