Sebelas tahun setelah diterjang gelombang mahadahsyat Tsunami, Banda Aceh kini telah berbenah diri. Deretan bangunan berdiri kokoh di sepanjang jalanan utama seolah bencana itu tak pernah terjadi. Namun dari balik geliat kota yang telah bangkit menata diri ini masih tersimpan saksi bisu yang menjadi bukti dari sebuah bencana dahsyat di bulan Desember 2004. Beberapa hari sebelumnya perjalanan kami telah singgah di Banda Aceh selama beberapa jam. Kini, selepas dari Pulau Weh kami… Baca Selengkapnya

Sabang bisa jadi tidak setenar Bali, namun Sabang setidaknya selalu jadi daerah yang turut disebut ketika orang mengatakan Nusantara yang membentang luas hingga Merauke di timur. Sebetulnya, ada pulau yang lebih barat lagi daripada Sabang, yaitu pulau Rondo. Namun, pulau Rondo hanya dijadikan tempat mercusuar saja mengingat ukurannya yang kecil. Selepas Banda Aceh, tepatnya pada 1 Juli 2015 kami melanjutkan perjalanan menyeberangi selat antara Sumatra dan Pulau Weh. Ferry bertolak dari pelabuhan Ulee-Lheue… Baca Selengkapnya

Banda Aceh, sebuah kota yang masih sangat asing di telinga kami. Yang kami tahu hanyalah berita soal kota yang kini telah bangkit dan mapan menata diri dari bencana Tsunami 2004 silam. Tak banyak yang kami tahu, tapi kami ingin tahu banyak mengenai Aceh. Terlebih lagi Aceh selama bulan Ramadhan, kami yakin ada sesuatu yang istimewa disana. Selasa, 30 Juni 2015 Hari keenam perjalanan kami melintasi Sumatra. Puas menikmati lebatnya belantara Gunung Leuser… Baca Selengkapnya

Gunung Leuser ibarat perawan yang masih terjaga. Sungai Bahorok mengalir jernih, nyaris menyerupai air galonan yang dijual di perkotaan. Sore itu di bulan Juni 2015 tidak banyak wisatawan menghabiskan waktu di Bukit Lawang. Terlihat beberapa bule sedang asik melakukan tubbing, aktivitas bersantai menggunakan ban raksasa mengikuti arus sungai. Sedangkan beberapa turis lokal asyik dengan tongkat selfienya mengabadikan moment-moment berharga di alam terbuka. Tubuh kami cukup lelah setelah menempuh perjalanan dari Medan ke Bukit Lawang. Lelah secara… Baca Selengkapnya

Tujuan 1 – Kota Medan Bicara soal Medan, yang tergambar di benakku pertama kali adalah orang-orang yang berbicara keras, bika ambon dan cici-cici cantik. Kesan pertama melihat Medan cukup baik, ketika mendarat di Bandara Kuala Namu yang keren, paling tidak gambarannya adalah Medan akan sama keren dengan Bandaranya! Seorang kawan lama dari SMA di Bandung telah menunggu di Bandara. Ketika pesawat mendarat dan aku menunggu bagasi, ia menghampiri dan legalah hatiku. Tak… Baca Selengkapnya

Sumatra Overland Journey! Pengantar: Perjalanan, adalah hal mutlak yang pasti dialami setiap orang. Perjalanan dari waktu muda ke waktu tua, dari hari ini ke hari esok juga dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun, berapa banyakkah dari kita yang menikmati perjalanan itu? Kerasnya kehidupan terkadang membuat orang lupa bahwa hidup sejatinya adalah sebuah perjalanan yang wajib dinikmati, bukan melulu soal tujuan. Perjalanan itulah yang membuat kita kaya, kaya akan pengalaman yang kelak… Baca Selengkapnya