Sumatra Overland Journey (10) | Perjalanan Nestapa Menuju Tanah Surga

Bus antar kota dalam propinsi di Sumatra benar-benar menguras tenaga dan emosi. Tanpa AC, asap rokok yang mengepul, plus supir yang ugal-ugalan melebihi supir bus Sumber Kencono membuat perutku serasa diaduk. Seketika benakku terbang ke Jawa. Coba ada kereta api di sini, atau bis ac deh, gumamku dalam hati. Hari itu, kami harus kembali berdesakan di dalam kendaraan minibus demi sebuah tujuan yang amat kami nantikan, Pulau Samosir, yang dijuluki sebagai “Negeri Indah Kepingan Surga”.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (10) | Perjalanan Nestapa Menuju Tanah Surga”

Sumatra Overland Journey (9) | Menggapai Puncak Sibayak

Hujan abu menyambut kami di Berastagi. Langit berwarna kelabu. Suasana kota terlihat muram dan orang-orang di jalan hampir semuanya mengenakan masker. Sehari sebelumnya, Gunung Sinabung kembali muntah-muntah. Kali ini muntahannya yang berupa abu halus terjatuh hingga ke tengah kota Berastagi. Perasaan kami seketika was-was, jika besok cuaca tidak membaik, mungkin kami harus mengurungkan niat untuk mendaki ke puncak Sibayak.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (9) | Menggapai Puncak Sibayak”

Sumatra Overland Journey (8) |Ganja di Tanah Syariat

sampul

Sebuah baliho besar bertuliskan “Anda Memasuki Kawasan Syariat Islam” terpampang besar tatkala angkutan yang kami naiki bersiap memasuki kota Takengon. Sebelumnya kami berangkat dari Banda Aceh dan membutuhkan waktu nyaris sepuluh jam untuk tiba di Takengon. Berhubung waktu itu adalah bulan Ramadhan, hampir di tiap jam kendaraan kami selalu singgah di masjid-masjid kecil.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (8) |Ganja di Tanah Syariat”

Sumatra Overland Journey (7) | Ketika Kami Diselamatkan oleh Keluarga Polisi

Berpose bersama Ibu Rohani, istri dari Pak Manullang yang telah menyediakan tumpangan kepada kami selama tiga hari

Langit telah sepenuhnya gelap tapi kami belum juga tiba di Takengon. Sudah 10 jam bokong kami tertanam di jok mobil yang melibas jalanan Trans-Aceh. Sementara udara di dalam mobil terasa pengap, di luar hujan turun dengan deras. Suasana kota menjadi amat sepi, apalagi saat itu adalah jam di mana orang-orang tengah menikmati santapan berbuka puasa.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (7) | Ketika Kami Diselamatkan oleh Keluarga Polisi”

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sumatra Overland Journey (6) | Jejak Nestapa di Tanah Rencong

Diorama ketika warga Banda Aceh lari berhamburan menyelamatkan diri dari terjangan gelombang tsunami.

Duka itu masih ada, terselip di tengah denyut nadi kota. Tiga belas tahun silam, tatkala gelombang raksasa datang menyapu daratan, semua luluh lantak tak bersisa. Satu-satunya bangunan yang selamat dari kedahsyatan gelombang tsunami adalah Masjid Raya Baiturrahman. Sekarang, Banda Aceh telah bangkit dari kepedihan itu. Namun, di balik geliatnya, jejak nestapa itu masih dapat kita saksikan.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (6) | Jejak Nestapa di Tanah Rencong”