Keliling Bandung Bersama Dua Bule

Akhir pekan kemarin adalah jadwal saya pulang kampung ke rumah. Tak ada agenda apapun selain mengajak dua keponakan jalan-jalan ke Kebun Binatang. Tapi, karena langit yang mendadak berubah gelap, niatan jalan-jalan tersebut kandas setengah jalan. Daripada dua ponakan yang masih bocah sakit karena kehujanan, jadi saya mengajak mereka pulang lebih awal. Continue reading “Keliling Bandung Bersama Dua Bule”

Iklan

Bukan Kampung Halaman, Tapi Temanggung Selalu Memanggil Pulang

Kalau ada yang bertanya “kamu ini orang mana?” jujur, aku bingung menjawabnya. Secara geografis, aku lahir dan menghabiskan hidup selama 18 tahun di Bandung. Kemudian, selama 4,5 tahun aku hijrah di Jogja dan sekarang hampir setahun tinggal dan menyatu dengan ritme kehidupan di Jakarta. Continue reading “Bukan Kampung Halaman, Tapi Temanggung Selalu Memanggil Pulang”

Berawal dari Blog, Bersua di Semarang

Sejak mulai aktif menulis sebagai blogger di awal tahun 2017 ini, aku mengenal beberapa teman baru. Mereka sering mampir di blogku, membaca tulisanku, dan tak lupa meninggalkan komentar berupa apresiasi atau juga kritikan. Walaupun aku dan mereka tak pernah bertemu secara tatap muka, tetapi entah mengapa ada rasa akrab yang terbangun. Continue reading “Berawal dari Blog, Bersua di Semarang”

Senja di Halaman Belakang

Menghabiskan senja di kaki gunung adalah momen yang begitu nyaman. Di kaki gunung Ungaran, angin sejuk bertiup lembut dan langitnya berwarna biru muda. Tak ada suara bising kendaraan bermotor ataupun suara klakson yang bersahutan. Satu-satunya suara yang berpadu dengan suasana senja waktu itu adalah lantunan lagu-lagu dari sebuah gereja Katolik yang berada di tengah dusun.

Continue reading “Senja di Halaman Belakang”

Surat untuk Temanku yang Tak Lagi Bujang Hari Ini

Aku masih tidak menyangka bahwa obrolan ngalor-ngidul di pelataran Candi Barong tahun 2013 lalu itu menjadi kenyataan. Waktu itu, kami saling mengejek diri kami masing-masing sebagai seorang jomblo. Johannes, alias Paijo, pernah berpacaran di negerinya, kemudian putus. Senada dengannya, bahkan lebih tragis lagi, aku belum pernah berpacaran sama sekali.

Continue reading “Surat untuk Temanku yang Tak Lagi Bujang Hari Ini”