Menelisik Lorong Waktu di Kelenteng Cu An Kiong

Menelisik Lorong Waktu di Kelenteng Cu An Kiong

Saat melakukan walking tour di kawasan Pecinan Jakarta beberapa bulan silam, langkah kaki saya terhenti di depan sebuah kelenteng. Puluhan umat menunaikan sembahyang dengan khusyuk. Harum dupa yang mereka bakar menyeruak hingga ke luar bangunan, seolah menghadirkan setitik kesan nirwana di atas bumi.

Lanjutkan membaca “Menelisik Lorong Waktu di Kelenteng Cu An Kiong”

Sekelumit Tentang Lasem yang Membuat Kami Begitu Terpikat

Sekelumit Tentang Lasem yang Membuat Kami Begitu Terpikat

 

Menjelang libur tahun baru kemarin, rekan-rekan di kantor bertanya: “Libur nanti mau ke mana?”

“Ke Lasem,” jawab saya. Lanjutkan membaca “Sekelumit Tentang Lasem yang Membuat Kami Begitu Terpikat”

Berkontemplasi dalam Keteduhan Gereja Candi Ganjuran

Berkontemplasi dalam Keteduhan Gereja Candi Ganjuran

Minggu lalu saya menghabiskan jatah cuti yang cuma satu hari dengan bertandang ke Yogyakarta. Dari sekian banyak destinasi yang tersaji di kota Gudeg, saya mewajibkan diri untuk singgah ke sebuah gereja di kawasan Bambanglipuro, Bantul, yang dapat ditempuh sekitar satu jam dengan berkendara dari pusat kota.

Lanjutkan membaca “Berkontemplasi dalam Keteduhan Gereja Candi Ganjuran”
Jelajah Pecinan di Jantung Jakarta

Jelajah Pecinan di Jantung Jakarta

 

Perjalanan panjang Jakarta sebagai sebuah kota tak bisa lepas dari keberadaan Pecinan–sebuah kawasan tempat bermukimnya orang-orang Tionghoa. Sejak Jakarta masih akrab disapa sebagai Batavia, orang-orang Tionghoa telah hadir, menetap, dan melarut dalam kehidupan masyarakatnya. Lanjutkan membaca “Jelajah Pecinan di Jantung Jakarta”

Tradisi Patekoan: Yang Gratis di Tengah Jakarta yang Serba Berbayar

Tradisi Patekoan: Yang Gratis di Tengah Jakarta yang Serba Berbayar

 

Delapan teko bermotif jadul dipajang di atas sebuah meja yang lokasinya tepat di pinggir jalan raya. Empat teko di sisi kiri, selusin gelas di tengah-tengah, dan empat teko di sisi kanan. Teko-teko itu tidak kosong, semuanya terisi penuh oleh teh tawar hangat. Lanjutkan membaca “Tradisi Patekoan: Yang Gratis di Tengah Jakarta yang Serba Berbayar”

Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen

Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen

Seabad lalu, negeri kepulauan di tenggara Asia bernama Hindia-Belanda pernah menjadi pengekspor gula terbesar kedua di dunia setelah Rusia. Di banyak tengara, pemerintah kolonial membuka lahan-lahan baru untuk ditanami tebu, kemudian melengkapinya dengan jalur rel sebagai sarana transportasi. Namun, tatkala Hindia-Belanda telah berganti menjadi Republik, kejayaan gula tersebut tenggelam menjadi kenangan dari masa lalu. Kini, Indonesia menjadi negara pengimpor gula terbesar ke-3 di dunia. Lanjutkan membaca “Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen”

Memahami Jakarta dari Sunda Kelapa

Memahami Jakarta dari Sunda Kelapa

 

Jika diibaratkan sebagai manusia, usia Jakarta tidak lagi belia. Detak jantunya tak beraturan karena jalan-jalannya begitu semerawut. Paru-parunya sesak karena polusi menyusupi setiap partikel udaranya. Nadinya pun kian menyempit karena setiap jengkal ruang kosong telah disulap menjadi hutan beton. Di usianya yang sepuh, Jakarta masih berjuang untuk memulihkan dan memuliakan dirinya menjadi sebuah megapolitan yang sehat dan ramah. Lanjutkan membaca “Memahami Jakarta dari Sunda Kelapa”