Menjajal Rute KRL Terpanjang di Indonesia

“Ketemu di Stasiun Palmerah jam 8 ya Ry!” kata Advent, rekan saya yang akan menjadi kawan perjalanan jelajah Sabtu ini. Jam 07:45 saya sudah tiba di Stasiun Tanahabang. Buru-buru saya berlari, pindah peron dari jalur dua ke lima untuk menaiki KRL tujuan Rangkasbitung yang berangkat tepat pukul 07:50. Tapi saya bernasib sial. Stasiun dipadati penumpang. Eskalator pun mampet. Alhasil saya pun tertinggal kereta. Continue reading “Menjajal Rute KRL Terpanjang di Indonesia”

Yang Luput di Perjalanan KA Argo Parahyangan 25

Weekend kemarin saya pulang ke Bandung. Setelah menuntaskan segala urusan, Minggu sorenya saya kembali lagi ke Jakarta. Continue reading “Yang Luput di Perjalanan KA Argo Parahyangan 25”

Drama Menyebalkan di Atas Kereta Api

Prriiiitt… Semboyan 35 berbunyi. Dari peron nomor lima Stasiun Tugu, Yogyakarta, Kereta Api (KA) Taksaka Malam melaju perlahan menuju Jakarta. Lima belas menit setelahnya, di jalur yang sama, KA Jayakarta Premium datang dari Surabaya Gubeng untuk berhenti sejenak kemudian kembali bertolak ke barat. Continue reading “Drama Menyebalkan di Atas Kereta Api”

Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru

Setelah PT. KAI meluncurkan kereta baru dengan eksterior stainless steel, beberapa kereta pun hijrah menggunakan rangkain baru ini. Salah satunya adalah KA Senja Utama Solo yang dulunya merupakan KA dengan rangkaian full bisnis. Continue reading “Menjajal KA Senja Utama Solo Rangkaian Baru”

Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam

Interior dalam K1 2016 yang dirangkaikan pada KA Bima

Kamis, 24 Mei 2018. Hari itu adalah hari yang spesial. Bukan karena naik gaji, bukan pula karena mendapatkan si pujaan hati. Tapi,  hari itu bos saya memberi bonus cuti satu hari. Dan, untuk memaksimalkan cuti itu, saya memilih untuk mudik ke Jogja naik kereta. Perjalanan kemarin adalah kali pertama saya naik Kereta Api Bima, sebuah layanan kereta api kelas eksekutif yang pada masa-masa awal kemunculannya dicap sebagai kereta serba wah. Continue reading “Pertama Kali Naik Kereta Api Bima, Si Biru Malam”