Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang

Delapan dekade lalu perang mahadahsyat pernah berkecamuk. Perang yang bermula di Eropa dengan cepat menjalar ke berbagai penjuru dunia, tak terkecuali kepulauan Nusantara yang kala itu masih bernama Hindia-Belanda. Meski pada tahun 1945 perang dinyatakan berakhir dan dimenangkan oleh pihak Sekutu, jerit dan pilu keganasannya tak pernah benar-benar sirna. Kemenangan sekalipun tak mampu memulihkan luka dari perang. Continue reading “Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang”

Kelana Akhir Pekan di Rangkasbitung

Semangat saya membuncah kala seorang kawan mengajak pergi jelajah akhir pekan ke Rangkasbitung. Kota ini belum pernah saya sambangi sebelumnya. Tapi, saya mendapat bocoran dari tulisan beberapa blogger, katanya kota kecil di barat Jakarta ini punya sebuah museum yang terlalu sayang untuk tidak disinggahi. Continue reading “Kelana Akhir Pekan di Rangkasbitung”

Dua Telaga Eksotis di Sekitar Cirebon

Sebagai kota pelabuhan yang letaknya persis di pinggir laut, cuaca panas terik adalah bagian tak terpisahkan dari Kota Cirebon. Tapi, jangan enggan dulu untuk berkunjung ke sini. Melipir sedikit ke selatan, ada dua loka istimewa yang tak boleh dilewatkan. Continue reading “Dua Telaga Eksotis di Sekitar Cirebon”

Terasering Panyaweuyan, Secuplik Swargaloka di Bumi Majalengka

Pernah mendengar nama Panyaweuyan?

Kalau nama itu diketik di mesin pencari, maka muncul berbagai laman yang menggambarkan keindahan kebun sayur yang berjejer rapi di punggung-punggung bukit. Sedap dipandang. Saya tidak sengaja menemukan postingan tempat ini saat sedang buka Instagram. Kira-kira tiga bulan setelah itu, saya pun menyambanginya dan dibuat kagum oleh panorama Terasering Panyaweuyan yang rasanya seperti gambaran kecil sebuah swargaloka. Continue reading “Terasering Panyaweuyan, Secuplik Swargaloka di Bumi Majalengka”

Romansa Fajar di Negeri Tembakau

Di tengah kepadatan rutinitas, momen fajar rasa-rasanya bukanlah masa yang istimewa dalam keseharian kita. Kita bangun, bersiap diri, lalu larut dalam kesibukan. Sinar mentari pagi dan udara sejuk yang mengalir tak lagi membuat mulut kita mengucap syukur atas nikmat kehidupan dari yang kuasa. Namun, berada di Negeri Tembakau, tepat di lembah antara Arga Sumbing dan Sindoro, momen fajar itu terasa begitu agung, juga magis. Membuat mata ini memandang takjub dan hati berlimpah sukacita.  Continue reading “Romansa Fajar di Negeri Tembakau”