Natal: Sebuah Perjalanan Pulang

Natal: Sebuah Perjalanan Pulang

Semenjak kuliah, aku jarang pulang ke rumah saat Natal tiba. Dengan alasan hemat ongkos, aku memilih berdiam di kost dan mengerjakan aktifvitas lain, toh orang tua juga tidak menuntut aku untuk pulang. Tapi, kini setelah aku bekerja, pemikiranku berubah. Jika dahulu pulang sebagai sesuatu yang opsional, kini pulang adalah kerinduan. Lanjutkan membaca “Natal: Sebuah Perjalanan Pulang”

Kado Merantau dari Tuhan

Kado Merantau dari Tuhan

Kadang, merantau itu sedih, tapi terkadang juga mengasyikkan. Intinya, ketika merantau ada banyak dinamika pahit manis yang dialami. Kita belajar buat menerima, juga melepas, dan terpenting belajar untuk hidup di macam-macam keadaan. Lanjutkan membaca “Kado Merantau dari Tuhan”

Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati

Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati

Jika skripsi tanpa revisi, pasti ada banyak yang senang. Ibarat menanam tanpa merawat, lantas apa gunanya sebuah sebuah proses tanpa perbaikan? Tentu hambar dan tak ada seninya!  Lanjutkan membaca “Dilema Skripsi, Dicaci tapi Lupa Dinikmati”