Teguran di Ujung Setang Motor

Dua bulan lalu saya merasa stres dan tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Hari-hari terasa suram. Mata sembab. Kepala berat. Semangat menguap. Akhirnya di hari Sabtu pagi saya memutuskan pulang ke Bandung secara mendadak, untungnya masih ada tiket kereta. Continue reading “Teguran di Ujung Setang Motor”

Yanto dan Paijo, Dua Sahabat Beda Bangsa

“Hey Ary!

How are you doing? it´s been a long time since we chatted last time. Hope you are doing well. Many things have happened, also strong earthquake etc. in sulawesi. I wish all the best for your country.” Continue reading “Yanto dan Paijo, Dua Sahabat Beda Bangsa”

Sejoli Tua di Atas Kereta Api

Beberapa saat lagi Kereta Api (KA) Argo Dwipangga akan tiba di jalur 5 Stasiun Tugu, Yogyakarta. Kereta berangkat dari Stasiun Solo Balapan dengan tujuan akhir menuju Stasiun Gambir, Jakarta. Continue reading “Sejoli Tua di Atas Kereta Api”

Ada di Jogja, Tiada di Jakarta

Kereta Api Jaka Tingkir mengantarkan saya tiba di Stasiun Lempuyangan. Di depan stasiun, Tegar sudah menanti. Di kepalanya masih terpasang helm hitam merek Honda, yang tak konsisten dengan motor bebeknya, Yamaha.  Continue reading “Ada di Jogja, Tiada di Jakarta”

Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang

Delapan dekade lalu perang mahadahsyat pernah berkecamuk. Perang yang bermula di Eropa dengan cepat menjalar ke berbagai penjuru dunia, tak terkecuali kepulauan Nusantara yang kala itu masih bernama Hindia-Belanda. Meski pada tahun 1945 perang dinyatakan berakhir dan dimenangkan oleh pihak Sekutu, jerit dan pilu keganasannya tak pernah benar-benar sirna. Kemenangan sekalipun tak mampu memulihkan luka dari perang. Continue reading “Ereveld Menteng Pulo dan Sekelumit Nestapa Perang”