Monthly Archives: Desember 2018

Tujuh tahun lalu, saya sering menghabiskan hari Sabtu bersama teman-teman sekelas di Gunung Puntang. Dari Kota Bandung, kami berangkat saat matahari baru bersinar, mengendarai sepeda motor sembari menahan angin dingin yang menerpa tubuh.

Foto oleh Garrysen David Teks oleh Aryanto Wijaya Malam Natal, 24 Desember 2018 yang lalu berlangsung lancar dan aman. Terima kasih dan dua jempol patut diacungkan kepada segenap aparat yang telah bersumbangsih mengamankan rangkaian acara Natal di tahun ini. Biasanya, ketika rangkaian ibadah Natal berlangsung, media-media nasional memberitakan kekhidmatan suasana dari beberapa gereja besar. Yang paling sering adalah dari Gereja Katolik Katedral di Jakarta yang dibanjiri oleh ribuan umat. Melalui tulisan ini,… Baca Selengkapnya

Akhir pekan di awal Desember, saya pergi ke Yogyakarta lagi. Kali ini saya berangkat di pagi hari naik kereta api Gajahwong. Kereta berangkat dari Pasar Senen pukul 06:45. Saya duduk di kursi nomor 8D. Di depan saya, duduk empat orang yang adalah satu keluarga. Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak. Sang ayah rupanya salah perhitungan saat memesan tiket. Dia kira kursi nomor 6 dan 7 adalah kursi yang saling berhadapan…. Baca Selengkapnya

Senin, 26 November 2018, hujan turun membasahi kota Muntilan. Saya menepikan motor di bawah pohon, mengenakan mantel hujan, dan melanjutkan perjalanan menuju Jogja. Tapi, hujan yang turun kelewat deras. Pakaian yang sudah diselimuti plastik mantel hujan pun akhirnya tetap saja basah.

Setiap kali melihat kalender yang letaknya di samping monitor, rasanya waktu berjalan sangat cepat. 5 Desember 2018, hari ini genap dua tahun saya masuk dan bekerja di Jakarta, di sebuah kantor lembaga nirlaba yang letaknya di pojok barat Jakarta. Kalau mengingat bagaimana kalutnya suasana hati kala pertama masuk kerja dulu, bisa bertahan sampai sejauh ini tentu adalah sebuah berkat dan kesempatan yang amat baik.