Monthly Archives: September 2018

  Di kamar kos yang pengap dan sering dimasuki tikus, sebuah buku tulis terbuka di atas meja. Halaman-halamannya masih polos, belum ada setitik pun coretan. Buku itu diberikan oleh sepasang suami istri dari Boyolali sebagai hadiah di bulan Januari tahun 2017. Saya lalu berkomitmen untuk menjadikan buku itu sebagai diary yang mencatat hari lepas hari. Tapi, sampai di bulan ketiga di tahun yang sama, tak ada bolpoin yang menggores lembaran-lembaran kertas di… Baca Selengkapnya

โ€œKetemu di Stasiun Palmerah jam 8 ya Ry!โ€ kata Advent, rekan saya yang akan menjadi kawan perjalanan jelajah Sabtu ini. Jam 07:45 saya sudah tiba di Stasiun Tanahabang. Buru-buru saya berlari, pindah peron dari jalur dua ke lima untuk menaiki KRL tujuan Rangkasbitung yang berangkat tepat pukul 07:50. Tapi saya bernasib sial. Stasiun dipadati penumpang. Eskalator pun mampet. Alhasil saya pun tertinggal kereta.

  Di tengah kepadatan rutinitas, momen fajar rasa-rasanya bukanlah masa yang istimewa dalam keseharian kita. Kita bangun, bersiap diri, lalu larut dalam kesibukan. Sinar mentari pagi dan udara sejuk yang mengalir tak lagi membuat mulut kita mengucap syukur atas nikmat kehidupan dari yang kuasa. Namun, berada di Negeri Tembakau, tepat di lembah antara Arga Sumbing dan Sindoro, momen fajar itu terasa begitu agung, juga magis. Membuat mata ini memandang takjub dan hati… Baca Selengkapnya

  Di Stasiun Pasar Senen, Kereta Api Serayu Malam berangkat pukul 21.00, mengantarkan saya pergi meninggalkan Jakarta untuk perjalanan singkat akhir pekan. Saya duduk di kereta nomor dua dan sembilan jam kemudian, saya tiba di tujuan akhir saya: Stasiun Sidareja.