Surat untuk Temanku yang Tak Lagi Bujang Hari Ini

Aku masih tidak menyangka bahwa obrolan ngalor-ngidul di pelataran Candi Barong tahun 2013 lalu itu menjadi kenyataan. Waktu itu, kami saling mengejek diri kami masing-masing sebagai seorang jomblo. Johannes, alias Paijo, pernah berpacaran di negerinya, kemudian putus. Senada dengannya, bahkan lebih tragis lagi, aku belum pernah berpacaran sama sekali.

Continue reading “Surat untuk Temanku yang Tak Lagi Bujang Hari Ini”

Sumatra Overland Journey (4) | Menjejak Langkah di Titik Nol Indonesia

Titik Nol Kilometer Indonesia

Jam 3 pagi. Tatkala semua penumpang tertidur lelap, bus berhenti mendadak. Mesin bus mogok dan kami tertahan di jalanan sepi kota Bireun, Aceh tanpa tahu harus berbuat apa. Beberapa penumpang mulai gelisah. Ada yang menelepon kerabatnya, ada pula yang mengumpat kesal karena perjalanannya jadi terhambat.

Continue reading “Sumatra Overland Journey (4) | Menjejak Langkah di Titik Nol Indonesia”