Sumatra Overland Journey (3) | Jalan Panjang Menuju Bumi Syariat

Etape ketiga. Kami berpindah menuju provinsi paling barat di Nusantara. Aceh masih menjadi misteri bagi kami yang belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di tanahnya. Tapi, misteri itulah yang menjadi magnet, menarik kami untuk hadir dan merasakan langsung nuansa kehidupan di bawah naungan hukum syariat. Continue reading “Sumatra Overland Journey (3) | Jalan Panjang Menuju Bumi Syariat”

Iklan

Sumatra Overland Journey (2) | Bukit Lawang: Belantara Abadi Negeri Sumatra

 

Mobil elf renta yang membawa kami bergoyang-goyang tidak karuan di sepanjang jalan menuju Bukit Lawang. Lubang-lubang yang menganga itu menjadikan perjalanan ini jauh dari kata nyaman. Asap rokok penumpang pria turut berpadu dengan udara panas. Sungguh, lima jam perjalanan itu amat menyiksa. Continue reading “Sumatra Overland Journey (2) | Bukit Lawang: Belantara Abadi Negeri Sumatra”

Ketika Mereka (Harus) Hamil Sebelum Waktunya

hamil

Wajah-wajah mereka tampak sayu. Senyum getir tersungging di bibir mereka. Aku tak paham bagaimana sesungguhnya perasaan mereka. Kontras dengan tubuh mereka yang kecil, perut mereka kian membesar. Di usia yang masih belia, mereka telah kehilangan sukacita masa remaja dan berganti status menjadi seorang ibu.

Continue reading “Ketika Mereka (Harus) Hamil Sebelum Waktunya”

Sumatra Overland Journey (1) | Medan: Kota Terburuk untuk Backpacker?

Dua puluh satu tahun menghabiskan hidup di tanah Jawa membuatku bertanya-tanya, seperti apakah rupa Sumatra itu? Yang aku tahu, dulu kerajaan Sriwijaya pernah berdiri di sana, dan kini bencana kabut asap sering menjadi tamu tahunan yang bercokol di pulau Sumatra. Tapi, selebihnya, aku tidak tahu apa-apa tentang pulau nan besar itu hingga di Juni 2015, tanpa pengalamanan apapun, sebuah perjalanan ribuan kilometer mengitari Sumatra menyambutku.

Kamis, 25 Juni 2015 Continue reading “Sumatra Overland Journey (1) | Medan: Kota Terburuk untuk Backpacker?”

Gunung Salak: Perjalanan yang Tak Sampai

IMG_3568

Kami terjebak hujan di tengah belantara Salak, hanya berdua. Seraya menuruni trek terjal berbatu, terbersit di ingatan kami tentang cerita-cerita mistis yang konon katanya menyelubungi gunung ini. Kami harus tetap fokus karena tepat di sebelah kanan kami ada jurang yang dalam, sedangkan di kiri tersaji tebing-tebing cadas. Kesalahan sedikit saja bisa membuat kami tamat hari itu.

Continue reading “Gunung Salak: Perjalanan yang Tak Sampai”