Melewatkan Tengah Malam Bersama Pak Gojek
Catatan Hidup / Jakarta Journey

Melewatkan Tengah Malam Bersama Pak Gojek

Hari itu jam sudah hampir menunjukkan tengah malam dan aku masih berkeliaran di jalanan Jakarta yang masih belum sepi juga. Macet parah sepanjang jalan Bandung ke Jakarta membuat badan ini lelah dan rasanya ingin segera tiba di kost. Supaya cepat, lebih baik naik Gojek saja deh, pikirku. Setelah melakukan order di aplikasi, tak lama pengemudi gojek pun datang, … Baca lebih lanjut

Apa Nikmatnya Seharian Bekerja Hanya di Depan Komputer?
Catatan Hidup / Jakarta Journey

Apa Nikmatnya Seharian Bekerja Hanya di Depan Komputer?

Aku hampir tidak percaya kalau saat aku menuliskan cerita ini, ternyata sudah lebih dari empat bulan kulalui di Jakarta. Perlahan tetapi pasti aku pun larut dalam rutinitas khas ibukota—masuk pagi, duduk berjam-jam di hadapan layar komputer, pulang, dan itu berlanjut setiap harinya sembari berharap akhir pekan datang lebih cepat. Awalnya aku sempat menolak untuk hidup seperti … Baca lebih lanjut

Mengapa Harus Membeli kalau Tidak Butuh?
Catatan Hidup

Mengapa Harus Membeli kalau Tidak Butuh?

Hari itu Minggu sore. Seorang bocah lelaki menghampiriku dengan baju sedikit basah karena kehujanan. Di tangan kanannya ada dua buah kemasan tissue, sedangkan di tangan kirinya ada sebuah kantong plastik besar berisikan puluhan kemasan tissue. “Kak, dibeli tissuenya, 5 ribu satu,” ucapnya kepadaku dengan nada lesu. Menanggapi penawarannya, pertama-tama aku membalasnya dengan tersenyum. “Kok hujan-hujanan … Baca lebih lanjut

Jalan Dago: Kembalinya Nuansa Romantis Kota Bandung
Java Journey

Jalan Dago: Kembalinya Nuansa Romantis Kota Bandung

Udara dingin kota Bandung masih terasa ketika angin semilir berhembus meniup pepohonan di jalan Dago. Malam itu Bandung terasa begitu syahdu ditemani lampu-lampu jalan yang berbentuk bulat berpendar memancarkan warna kekuningan. Tampak satu dua orang berjalan santai di atas trotoar baru nan lebar sambil sesekali mengambil swafoto. Inilah secuplik adegan ketika Bandung sedang berbenah untuk … Baca lebih lanjut

Menemukan Roh Perjalanan di antara Tegal dan Jakarta
Java Journey

Menemukan Roh Perjalanan di antara Tegal dan Jakarta

Bepergian naik kereta ekonomi memang tidak senyaman pergi dengan kereta eksekutif, mobil pribadi, ataupun juga pesawat. Namun, di balik harga tiketnya yang murah dan tempat duduknya yang sempit, gerbong-gerbong kereta ekonomi menyajikan nuansa lain suatu perjalanan, yaitu kebersamaan. Berawal dari sebuah senyuman dan tegur sapa, perjalanan nan panjang menjadi lebih asyik diselingi obrolan hangat. Ratusan … Baca lebih lanjut

Kedai Kopi Menoreh: Ketika Kudapan Desa Naik Kasta
Java Journey

Kedai Kopi Menoreh: Ketika Kudapan Desa Naik Kasta

Senyum lebar tersungging di wajah Pak Rohmat ketika mempersilahkan kami berdua masuk ke dalam kedainya yang sederhana. Hari itu di Sabtu pagi, kami adalah pengunjung pertama yang datang ke kedai kopi nan legendaris di perbukitan Menoreh. “Monggo mas, mlebet mawon,” sapa Pak Rohmat dalam bahasa Jawa halus sambil mengarahkan kami ke area parkiran motor. Setelah mesin … Baca lebih lanjut

Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!
Catatan Hidup / Rekan Seperjalanan

Dua Pejalan Nekat—Disatukan Karena Tekad!

Kami tak terlalu sering bertemu, seingatku hanya tiga kali pertemuan yang pernah kami lakukan. Dua kali di Bogor dan satu kali di Yogyakarta. Tapi, jarangnya bertemu bukan menjadi jurang yang membuat pembicaraan kami tidak nyambung, malah tiap kali bertemu mulut kami seolah tak mau berhenti bicara tentang pengalaman dan mimpi kami masing-masing. Hari Minggu yang lalu ketika … Baca lebih lanjut